Easy Slider jQuery Plugin Demo
  • Css Template Preview
  • Css Template Preview
  • Css Template Preview
  • Css Template Preview
Selasa, 22 November 2016 - 08:44:50 WIB
UNJANI Laksanakan Bakti Sosial Dan Pengabdian Masyarakat Di Kab. Pangandaran
Diposting oleh : humasunjani
Kategori: agenda kegiatan


(Cimahi). Keluarga Besar Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) Cimahi-Bandung melaksanakan bakti sosial dan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Pangandaran, Minggu (20/11). Dalam kegiatan  tersebut dilaksanakan penanaman 1026 bibit pohon mangrove yang bertempat di Dusun Bojong Salawe Desa Kalangjaladri dan Kawasan Karangtirta kecamatan Parigi kab. Pangandaran..

Rektor Unjani Mayjen TNI Witjaksono, M.Sc, bersama dengan Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, dan Kehutanan (KPK) Kab. Pangandaran, Ir. Adi Nugraha, serta lembaga swadaya masyarakat (LSM) cinta mangrove, menanam mangrove bersama di kawasan tersebut.

Adi Nugraha mewakili pemerintah setempat menyambut baik atas adanya program bakti sosial dan pengabdian masyarakat dari Unjani untuk menanam mangrove dikawasan pariwisata Kabupaten Pangandaran. Hal tersebut sejalan dengan telah ditetapkannya Kabupaten Pangandaran sebagai crown center pariwisata oleh pemerintah propinsi Jawa Barat. Adi menjelaskan bahwa ada lahan 200 Ha di 6 kecamatan yang memiliki pantai sepanjang 91 KM belum ditanami mangrove karena keterbatasan SDM. Namun demikian, saat ini pemerintah pusat dan provinsi sudah merencanakan pembangunan Kabupaten Pangandaran kedepan, antara lain perluasan bandara Nusawiru agar dapat disinggahi pesawat-pesawat besar, pembangunan pelabuhan samudera untuk kapal-kapal besar, dan diaktifkannya kembali jalur transportasi kereta api, ucap Adi. Terkait penanaman mangrove, Adi menjelaskan  bahwa bibit-bibit mangrove yang ditanam Unjani akan menjadi bagian dari obyek wisata baru di Kabupaten Pangandaran. Menurut Adi, pihaknya akan membangun jogging track nantinya di kawasan tersebut sebagai sarana wisata edukasi.

Sementara itu, Rektor Unjani dalam pidatonya sebelum melaksanakan penanaman mengatakan, saat ini sekitar 2000 orang warga Unjani hadir di Pangandaran, selain melaksanakan wisata menikmati keindahan alam, hadir di Bojong Salawe secara simbolik bersatu dengan masyarakat untuk melaksanakan penanaman Mangrove sebagai wujud turut memelihara keindahan alam kawasan wisata Pangandaran. Lebih jauh Rektor menjelaskan bahwa kegiatan tanam mangrove ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Unjani terhadap Kabupaten Pangandaran sebagai kawasan wisata unggulan di Jawa Barat. Selain  untuk pengembangan kawasan wisata, mangrove juga berarti besar untuk kehidupan masyarakat pesisir pantai khusunya para nelayan, dalam menjaga keseimbangan ecosystem laut, dengan demikian ketahanan wilayah sekaligus ketahanan pangan, dan ketahanan energy dapat terjaga, sebab manfaat lain tanaman mangrove dapat menjadi rumah bagi alga, dan alga bisa dikembangkan menjadi  bio oil.  ungkap Rektor.

Selain kepala dinas KPK, juga turut hadir tokoh masyarakat “cinta mangrove” Dedy Kurniadi, S.Hut, saat dikonfirmasi mengatakan sangat mendukung dan berterima kasih atas adanya program peduli mangrove dari Unjani, “ini sangat bermanfaat bagi masa depan warga kami”, ucap Dedy. Selain itu Dedy juga menambahkan bahwa manfaat tumbuhan mangrove dapat sebagai penghasil oksigen terbaik, dan menjaga tumbuh kembangnya biota laut, serta dapat menjadi filter terhadap racun dari limbah masyarakat yang dibuang kelaut.  

Selain penanaman mangove, keluarga besar Unjani juga melakukan aksi bersih-bersih pantai di kawasan wisata Pantai Barat serta menggelar pelayanan kesehatan gratis bagi 200 warga sekitar berupa konsultasi kesehatan, pemeriksaan gula darah, dan tekanan darah oleh tim medis Fakultas Kedokteran.

Dalam aksi bersih pantai tersebut, melibatkan sekitar 1000 orang yang dipimpin langsung oleh Rektor beserta jajaran pimpinan, pegawai dan dosen dari setiap unit kerja Unjani, yakni Rektorat, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas MIPA, Fakultas Kedokteran, FISIP, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Farmasi turut memungut sampah menyisir pantai sepanjang 1 KM. Rektor memberikan hadiah bagi setiap unit kerja yang terbanyak mengumpulkan sampah. **